BANDUNG... kota 1000 punten
Oleh : Iqrounas Mardius
Budaya itu merupakan tradisi yang turun-temurun menjadi kebiasaan yang terus diwariskan oleh siapapun, dan apapun yang engkau selalu berikan pada massa depan itu merupakan warisan yang akan terus di lanjutkan oleh generesi penerus kami.
Itulah yang selalu mengaharumi kota tercinta kami, setiap langkah untuk melewati seseorang dibiasakan untuk berkata “PUNTEN”, dan dari keunikan tersebut maka kami beri julukan sebagai kota 1000 punten yang berseri. Tapi sobat... memang kata punten yang kami bicarakan ini dalam bahasa Indonesia artinya adalah permisi yang umum orang kenal hingga saat ini. Hampir di setiap kota di dunia mungkin punya tradisi tersendiri untuk setiap penghormatan bagi orang-orang yang ada di hadapannya.
Setiap kota memiliki keunikan, tidak terkecuali kota Bandung ini yang telah kami tinggali hingga kini. Walaupun kami bukan orang pribumi, namun kami kenal dengan budaya di sini. Arti kata punten bagi kami adalah sebuah persepsi bahwa menghormati dengan melewati seseorang dihadapannya adalah ungkapan bahwa mereka adalah saudara kami. Bukan itu saja, kelebihan makna punten bagi kota kami yaitu memberikan pelajaran tersendiri bagi kami yang mengucapkan ataupun yang membalasnya, sehingga kesigapan kita ketika bertemu bukanlah menjadi hal asing lagi, melainkan untuk membangun tata krama yang sopan dan menghargai orang lain dengan menampilkan citra diri yang baik.
Dari sinilah ciri khas budaya kami yang mungkin hanya beberapa orang saja yang mengetauhi cara kami seperti ini, dengan tujuan hanya untuk untuk menjunjung tinggi silahturahmi. Karena ada orang-orang seperti merekalah kota kami terus dihujani rasa untuk memperkaya arti diri sehingga tetap saling menghargai, hanya dengan mengucapkan satu kata yaitu “PUNTEN”
Mereka sudah mengajarkan arti tulus sepenuhnya dari kata tersebut, walau masih ada yang belum begitu paham tentang cara ini. Itulah tugas kami sebagai generasi muda untuk memelihara budaya tersebut dan mengajarkan pada generasi selanjutnya agar dunia bisa melihat lebih dari keunikan yang terdapat di dalam kota kami, yaitu kota kembang yang menghembuskan 1000 kata “PUNTEN”. Sebagai bentuk penghargaan dan kekaguman kami terhadap kota Bandung ini, izinkan kami menulis beberapa bait puisi sebagai berikut :
cukup sudah hai kau yang selalu menobarkan kerisuhan bagi kota kami
sentuhan langit yang memandangimu ketika kau mencoba berlari adalah api
hangatnya suasana engkau jadikan sebagian menjadi aktivitas sehari-hari
tak pernah kau abaikan yang berserakan menjadi sisa-sisa yang berlari
engkau memang tak pernah menangis ketika kau tak bisa memahami
serpihan kayu dan tebalnya debu engkau selalu duduki tanpi henti
itulah sosok sebagian dari dirimu ketika kau lupa ia selalu menghantuhi
pemaham yang kau rasakan tak sepadan dengan usaha yang kau resapi
tapi janganlah engkau bersedih dalam sentuhan hati wahai kota kami
kita semua serupa tapi masih ada yang peduli untuk milhat massa kini
panjangnya umur bagi kami bukanlah alasan untuk tidak memikirkan lingkungan kami
tapi banyaknya perbaikan yang di tempuh adalah usaha kami melihat kota tetap bersih
maka harumkanlah namamu di langit dengan kebesaran namamu wahai kota kami
harumnya kembang yang tersenyum ketika dilihati adalah tempat yg diidamkan bagi kami
walau terkadang musim di sekitar kota kami berbatasan dalam segala kondisi
tetap saja kota kami adalah kota yang paling bersih dalam menata cinta sejati.