Baturaja, 29 Febuari 2020. Baralek Gadang DPC SAS Baturaja merupakan alek dari rasa syukur dan penyambung tali silaturahmi antar warga dengan rampungnya Renovasi gedung baru DPC SAS Baturaja, dimana alamatnya pas berada di jalan lintas sumatra. adapun gedung tersebut seperti biasanya banyak manfaat dan kegunaannya dan sudah lama berdiri dari periode pergantian ketua DPC SAS Baturaja ada perbaikan-perbaikan yang di lakukan namu pada periode 2017-2021 di bawah kepemimpinan mamanda Ardiansyah beserta kepengurusan dengan diberikannya tanggung jawab kepada ketua pembangunan mamanda Bakaruddin neno pada hari sabtu malam minggu tanggal 29 febuari 2020 diadakanlah Syukur dan Silaturahmi warga DPC SAS Baturaja dan simpatisan dalam judul "BARALEK GADANG" dan tidak seperti biasannya syukuran tersebut terlaksana sudah dengan membawa konsep baralek baradek minang, terkhusus adat Sulit Air, dengan makan banjamba yang di cetuskan langsung oleh kakanda H. Mardizon (Bendahara Renovasi) gedung DPC SAS Baturaja ditambah kehadiran ketua minang baturaja dalam naungan PSPI (Perkumpulan Serikat Perantau Islam) minang Baturaja Bapak AKP. Indrawilis dan utusan langsung resmi Korwil III Sumsel & Jambi Bapak H. Iqbal Amputra, SH, MKn menambah semarak penuh kekeluargaan dan semaraknya acara di malam hari tersebut.
Acara tersebut dibuka Oleh Sekretaris DPC SAS kakanda Drs. Syafruddin dan juga mendengarkan kata sambutan beberapa pengurus, ketua PSPI, dan utusan korwil III Sumsel&Jambi dan laporan keuangan pembangunan renovasi gedung DPC SAS Baturaja yang di sampai kan langsung oleh Bendahara yang mana dalam laporan tersebut terperinci global (terlampir dan terlapor):
-Dana Masuk dari warga, koperasi SAS dan donatur Rp.64.893.500
-Dana Keluar Pembangunan Renovasi Rp. 83.490.000
-Total minus pembangunan kepada donatur utama H. Arman Syair Rp. 18.596.500
format rule acara selanjutnya pun berlangsung dengan hikmat dari awal acar sampai masuk kepada acara inti yaitu makan bajamba dengan mendengarkan secara khusuk prosesi nya.
melihat begitu tinggi nya animo warga baik SAS-IPPSA dan Bundo Kandung terlihat dari kehadiran begitu ramai penuh dengan keingintahu warga untuk mempelajari dan belajar adat istiadat nagari, sesuai dengan kata sambutan dari kakanda H. Mardizon untuk permula tampil perdana menyampaikan kato ka makan bajamba ini dengan petatah petitih minang bisa di istilahkan anak sekolah yang kalo nilanya bagus dapat 10 maka dengan penampilan kami pada malam hari ini bisa dikatakan dapat nilai 2 dengan alasan baru memulai, mencoba dan baraja, jadi mohon maklum tetapi dengan selesainya acara respon positif dapat disimpulkan bahwa dalam adat makan bajamba banyak makna terkandung yaitu mengajarkan kita disiplin, sopan santun, gontong royong, saling menghargai satu sama lain, dan paling utama disitu letak derajat sesama warga sama dengan duduak baselo sehingga tidak ada yang di beda-bedakan / ditinggikan di mata Allah Subhanawatalla yang mengandung makna kita berasal dari tanah dan akan kembali lagi ke tanah.
Dengan selesainya acara Baralek Gadang tersebut maka dapat lah ditarik kesimpulan serta respon warga yang ingin mengulang serta belajar kembali mengenai adat istiadat minang yang ada yang penuh makna yang tersirat maupun tersurat, acara tersebut berbeda dengan acara yang biasa nya penuh keceriaan, penuh kekeluargaan, penuh canda tawa, kedisiplinan hidup, harapan kedepan semoga DPC SAS Baturaja kedepan semakin kompak, dengan sifat kegotongroyongan, kasih sayang, kito ko badunsanak kasadonyo, Aamiin ya Robbalalamiin