KCS, 6 Januari 2019
SAS KCS kembali menunjukkan kebersamaan dan kekompakkan. Kemeriahan peringatan tahun baru, tidak diisi dengan hiruk-pikuk suara petasan yang selain mubazir, juga tidak selaras dengan adat dan budaya Minangkabau; Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Syarak Mangato, Adaik Mamakai. Atas dasar itu, kelompok arisan Bundo Kanduang warga SAS KCS, mengadakan acara santunan anak yatim di Asrama Yatim, Yayasan al-Barkah, Jl. Mahoni V RT. 01/07 Perumnas I Desa Cibunar, Kec. Parung Panjang, Bogor.
Selain membagikan sembako, anak-anak yang tinggal di Asrama Yatim Yayasan al-Barkah juga mendapatkan uang saku yang dapat mereka manfaatkan untuk keperluan sekolah dan lainnya. Hj. Gusfianti, Isteri Ketua Umum DPP SAS, H. Samsuddin, pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa bakti sosial ini dimaksudkan agar peringatan tahun baru tidak diisi dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.
"Agama kita mengajarkan untuk memperbanyak sedekah karena katanya kan bisa mempermudah rezeki, menolak bala, dan memperpanjang umur." ujar Hj. Gusfianti. Hal yang sama juga ditegaskan oleh Ibu Anita Naswir, selaku "Kapalo Arak" bundo kanduang DPC SAS KCS.
Sebagaimana diketahui, SAS KCS terus menunjukkan eksistensinya. Sejak terbentuk dan dipimpin oleh M. Naswir (Bendahara Umum DPP SAS), DPC SAS KCS selalu berperan aktif melaksanakan kegiatan sosial, keagamaan, pembangunan dan lain sebagainya. Baik yang dikelola oleh DPC SAS KCS sendiri, atau yang diinisiasi oleh DPP SAS maupun DPC SAS di daerah lain. Semua itu tidak terlepas dari slogan yang sering diucapkan oleh Ketua DPC SAS KCS, M. Naswir bahwa "Basamo Awak Ado, Dek Dipasamoan Mankonyo Ado."
Saat ini, DPC SAS KCS tengah membangun gedung serba guna DPC SAS KCS yang selain berfungsi sebagai pusat kegiatan DPC SAS KCS, juga dimanfaatkan sebagai gedung TPA dan Tahfiz Quran. Pembangunan gedung ini didukung oleh segenap warga SAS di seluruh daerah; dalam dan luar negeri. Dukungan yang sama juga diberikan terhadap pembangunan di DPC SAS Baserah, Bekasi, Parung Panjang, dan lainnya.
Kepemilikkan seluruh aset DPC SAS KCS ini, sudah atas nama "Perkumpulan Sulit Air Sepakat". Hal ini sebagai wujud komitmen SAS KCS terhadap program DPP SAS, yaitu: Legalisasi Aset SAS sesuai dengan badan hukum "Perkumpulan Sulit Air Sepakat" yang telah diinisiasi oleh Ketua Umum DPP SAS Drs. H. Zarkasyi Nurdin, SH dan dilanjutkan oleh Ketua Umum DPP SAS, H. Samsuddin. Langkah ini, hendaknya ditindak-lanjuti oleh seluruh DPC SAS, sesuai dengan Surat Edaran DPP SAS tentang Legalisasi Aset SAS.