Ribuan warga SAS hadir pembukaan pulang basamo 2019

Momen Pulang basamo bagian dari rutinitas yang selalu dilakukan oleh perantau SAS (Sulit Air Sepakat) setiap dua tahun sekali. Pada saat lebaran tahun 2019 Masehi yang jatuh diawal juni, Mudik bagian yang tak terpisahkan dalam gerakan membumi untuk kampung ranah minang nagari Sulit Air, Tujuannya jelas menengok sanak sodara, menikmati kawasan wisata alam, namun untuk nagari ranah cumeti koto piliang ini bersatu dalam wadah perkumpulan Sulit Air Sepakat wujud dari pengabdian untuk nagari. Perkumpulan SAS sudah ada dalam jejak peristiwa hingga dianggap sebagai tonggak berdiri organisasi dari tahun 1912. Tapi baru tahun1970 dikukuhkan sebagai wadah organisasi bagi segenap perantau Sulit Air dimana saja.

Pembukaan pulang basamo akan diresmikan nanti oleh bapak H. Gusmal SE.MM kamis 06 juni 2019 di lapangan koto tuo. Hal yang berbeda pada pembukaan kali ini, berupa lokasi yang berpindah ke Jorong Koto Tuo, biasanya selalu dilakukan di Balailamo Jorong Koto Gadang. Selain open seremonial beserta kehadiran seluruh utusan cabang-cabang SAS, tak kalah serunya berupa aktraksi seni Tajuk Nusantara IPPSA, perpaduan unsur kebudayaan yang akan dibawakan oleh belasan cabang IPPSA pada malam tersebut. Tari Kolosal IPPSA sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh panitia, bahkan kreatornya konon pernah terlibat dalam operator seremonial asian games Jakarta-Palembang 2018. 

Penasaran dan patut ditunggu seluruh pembukaan alek perantau SAS ini, akan menghibur dan memberi kebanggaan untuk segenap warga SAS. Apalagi artis Minang mak Itam cs diundang juga hadir mengiringi atraksi seni Kolosal. Pementasan dilapangan KotoTuo hanya untuk satu malam, malam selanjutnya pentas seni IPPSA kembali dilansungkan di balailamo.

MUKERNAS SAS & KONFERENSI IPPSA

Hari kamis yakni hari kedua lebaran, waktu yang sangat padat untuk utusan SAS dan perwakilan cabang IPPSA. Pagi harinya akan berlansung agenda musyawarah kerja nasional SAS di gedung sekolah PSA Gando. Untuk sesi pertama diwaktu pagi akan ada diskusi panel mengundang pembicara dari luar seperti bapak Carles simabura SH MH, Musra Dahrizal Katik (Mak Katik) & Prof DR. Hasdi Aimon. Tema utama "Peluang dan Tantangan SAS menjawab revolusi industri 4.0" yang akan dibahas oleh mereka menguasai kelembagaan pengawasan, keunikan norma budaya minang serta dipandu oleh gurubesar ekonomi - studi pembangunan. 

Begitupun adik-adik IPPSAwan/wati juga melansungkan amanah konferensi dimana tujuan utama nya mencari ketua umum baru terpilih. Saudara Ferly suku Piliang berasal dari IPPSA KCs, beberapa waktu lalu ketua umum IPPSA ke-34 ini menyatakan tidak bersedia kembali. Apakah ada calon yang akan tampil ? atau orang nomor dua di IPPSA saudara Sony Saputra (Sekjend DPP IPPSA) yang akan naik. Mari kita tunggu dan pantau bersama. Semoga menghasilkan pemimpin yang peduli, teruji untuk organisasi. (A.H)