DPP SAS dan DPC SAS PETAMBURAN Salurkan Bantuan untuk Musibah Kebakaran Tomang

Kamis, 01 Febaruari 2019

Sejak pertama kali diluncurkan, program SAS Peduli semakin menunjukkan bahwa kuatnya solidaritas masyarakat Sulit Air di mana pun berada. Dalam kajian sosiologi, solidaritas merupakan modal sosial (social capital) yang bisa menjawab pelbagai persoalan yang muncul dalam dunia yang semakin tiada batas. Modal ini hanya bisa dimiliki oleh mereka yang masih menyisahkan keikhlasan dalam setiap tindakannya. Leluhur kita memberikan pengajaran bahwa dengan adanya solidaritas, maka kok ringan samo dijinjiang, borek samo dipikua. ka hilia sarangkuah dayuang, ka mudiak sahantak galah; saciok bak ayam, sadonciang bak bosi. 

Baru-baru ini, Senin, 21 Januari 2019, musibah kebakaran di Kelurahan Tomang, kembali menimpa nggota keluarga kita: 1) Desi (anak mendiang Etek Enek, Suku Limo Singkek Lobuah) 2) Nurhidayati (Suku Limo Panjang 20). Sekalipun tidak menelan korban jiwa, kebakaran tersebut menyisahkan kerugian material yang tidak sedikit nilainya. Oleh sebab itu, DPP SAS kembali melakukan aksi penggalangan dana SAS Peduli. Total dana yang terhimpun adalah 32.000.000. 

Ketua Umum DPP SAS, H. Samsuddin, pada saat penyerahan  bantuan SAS Peduli menegaskan bahwa ini adalah bagian kecil dari fungsi SAS. Wujud nyata yang kita lakukan di SAS semata-mata hanyalah untuk pengabdian; tanpa mengenal pamrih. Oleh sebab itu, kita harus bersinergi agar solidaritas kita sesama perantau semakin kuat, sehingga apa yang kita lakukan menjadi ladang amal yang kita petik diakhirat nanti. 

"DPP SAS juga tengah merumuskan Sistem Informasi SAS dan LAZIS-SAS. Semuanya berbasiskan teknologi digital yang semakin maju. Sebab, kalau kita tidak segera menjemput bola, dua atau tiga tahun lagi, kita bisa tertinggal jauh." demikian kata H. Samsuddin. Di samping itu, untuk memperkuat solidaritas, maka sikap saling menghargai mutlak diperlukan.

Semoga bantuan yang diterima oleh pihak korban dapat mengurangi beban yang tengah dihadapi. DPP SAS tetap menghimbau agar seluruh warga Sulit Air, terlebih pengurus DPC SAS, agar tetap menjaga kebersamaan. Hanya dengan itu, kita bisa melangkah maju ke depan. Basamo Mangkonyo Jadi.