Sudah menjadi pengetahuan umum dikatakan bahwa SAS sudah berdiri pada tahun 1912 berdasarkan sebuah prasasti di pandam pekuburan SAS di Mato Aie, Padang. Di situ tertulis "SAS 1912". Karena tidak ada tanggal dan bulan, maka pada acara Musyawarah Kerja Nasional 2012 yang diselenggarakan di Bukit Sentul Bogor, 6 Juli 2012, ditetapkanlah hari jadi SAS pada tanggal 5 Juli 1912. Tanggal dan bulan ini merujuk pada konferensi SAS I yang diadakan pada 3-5 Juli 1970.
Pendapat lain mengatakan bahwa SAS sudah berdiri pada tahun 1918. Ini berdasarkan keterangan yang diberikan sesepuh SAS yang hadir pada saat Konfereni SAS 1 di Ciloto tersebut.
Kedua keterangan ini ditulis oleh Hamdullah Salim dalam buku Sejarah Perkumpulan Sulit Air Sepakat yang diterbitkan oleh DPP SAS pada tahun 2017. Sebelumnya Hamdullah Salim juga menuliskannya di majalah Suara SAS, Folisa dan lainnya.
Akan tetapi, informasi keberadaan prasasti tersebut masih diragukan validitasnya. Apakah benar dibuat pada tahun 1912 atau sebelumnya? Jika memang sudah dibuat pada tahun 1912, adakah informasi tertulis yang menjelaskan keberadaan SAS pada tahun 1912 tersebut? terlebih jika dikatakan SAS dahulunya adalah organisasi untuk memperingati atau menyelenggarakan kematian.
Berdasarkan dokumen resmi, "nenek moyang" SAS_ meminjam istilah Suryadi Ph.D, akademisi Minangkabau yang menjadi dosen dan menetap di Leiden, telah berbadan hukum pada tanggal 11 Juni 1921. Gambar pada awal tulisan ini adalah cuplikan berita koran Sumatra Bode, 11 Juni 1921 pada kolom "Van hier en daar". selengkapnya saya kutip:
"Rechtspersoonlijkheid. Goedgekeurd zijn de statuten der vereeniging .Jong Soelit Ajer Sepakat te Padang"
Pada tahun yang sama, Januari 1920 Vereeniging Jong Pariaman juga didirikan. Ini berdasarkan tulisan Suryadi, Ph.D yang dapat dibaca pada https://niadilova.wordpress.com/2020/03/16/ppm-249vereeniging-jong-priaman-1920-nenek-moyang-pkdp/.
Tentunya, sekalipun bentuknya adalah organisasi kepemudaan, namun anggota-anggotanya dapat dipastikan tidak hanya terdiri atas pemuda saja. Melainkan juga para orang tua yang merantau di Padang saat itu.
Ulasan lengkap "Jong Soelit Ajer Sepakat" juga dapat dilihat pada Channel Nagari Berkemajuan yang dapat diakses pada link berikut: https://youtu.be/5anjgE3KeSg
Addiarrahman, Jambi 02 November 2020